Rekan TRIVIJI,
Selama sekitar 3 tahun saya melakukan pengamatan dalam bisnis pengelolaan keuangan seperti server isi ulang pulsa dan perkoperasian. Akhirnya saya temukan bahwa penyebab hancurnya bisnis diantaranya adalah adanya pelonggaran dari sistem pembayaran. Pelonggaran yang saya maksudkan disini adalah pemberian kepercayaan kepada konsumen secara berlebihan.
Secara prinsipnya, sebagai seorang pedagang tentunya kita akan merasa senang jika mendapatkan pelanggan baru. Terutama pelanggan besar dengan jumlah transaksi yang besar lebih membuat kita bangga. Tapi disini kita perlu berhati – hati. Seperti prinsip penerimaan karyawan. Sebaiknya kita pahami juga tentang karakter dari pelanggan baru tersebut.
Jika pelanggan baru tersebut banyak meminta keringanan, maka kita harus lebih banyak melakukan analisa tentang karakter konsumen tersebut. Disini kita jangan pernah silau dengan pembayaran cash yang dia berikan dalam waktu kurang dari 6 bulan secara berturut – turut. Sebab dalam kenyataanya setiap orang memiliki target dan cara tersendiri dalam menghimpun suatu keuangan.
Biasakanlah membalas sebuah perlakuan atau kebijakan dengan kebijakan juga. Jika seorang konsumen yang sudah kita percayai terlambat melakukan pembayaran, maka berikanlah pengurangan kepercayaan dalam bentuk materi yang kita percayakan. Misalkan seseorang sebelumnya sudah kita berikan kepercayaan dengan bon sampai 1Jt. Kemudian dia terlambat melakukan pembayaran, maka berikutnya kita maksimal memberikan bon 750rb, jika terlambat lagi, maka dikurangi lagi dan seterusnya.
Disini yang sangat tidak boleh dilakukan adalah pemberian permintaan order ganda. Intinya konsumen hanya akan kita berikan bon jik bon dia sebelumnya sudah dibayar.
