Rekan Netter Yang Berbahagia,

Pada kesempatan postingan kali ini saya akan kembali mengulas tentang SDM. Kali ini tentang cara melakukan pendeteksian karakter dai seseorang secara dini. Hal ini sangat penting karena dalam memberikan kewenangan untuk melakukan pekerjaan tertentu kita wajib memahami seperti apa orang yang kita berikan kepercayaan itu. Janga sampai kita memberikan kepercayaan lebih kepada orang yang tidak tepat.

 

Sebagai seorang owner, jika kita mencari karyawan tentunya kita lebih menyukai mereka yang sudah berpengalaman. Karena tidak membutuhkan proses training yang relative lama. Tetapi sebenarnya mencari karyawan yang sudah berpengalaman itu memiliki 2 konsekuensi yang jika tidak terdeteksi sejak awal akan cenderung menimbulkan permaslahan pada suatu saat nanti.

 

Konsekuensi dari memilih karyawan yang sudah berpengalaman adalah mereka cenderung menuntuk gaji yang relative lebih besar dan biasanya cenderung memiliki loyalitas yang lebih rendah. Pada posisi tertentu mereka kadang sulit diarahkan untuk bekerjasaman dengan karyawan lain karena merasa memiliki kelebihan yang harus dihargai.

 

Dalam perekrutannya, untuk mendeteksi sejauhmana kepribadian dari calon karyawan. Kita

bisa memberikan beberapa pertanyaan atau istilahnya wawancara. Sebaiknya kita berikan pertanyaan lebih banyak kepada mereka yang sudah berpengalaman. Karena mereka sudah lebih memahami teknik menjawab sebuah pertanyaan. Sehingga akan lebih sulit mengetahui kepribadiannya jika kita tidak jeli.

 

Sebaliknya, calon karyawan yang belum memiliki pengalaman cenderung akan memberikan jawaban dalam sebuah wawancara apa adanya. Istilahnya masih lugu. Sehingga kita akan lebih mudah memahami kepribadian dari calon karyawan tersebut.

 

Khusus calon karyawan yang sudah memiliki pengalaman bekerja ditempat lain, perhatikanlah baik – baik yang dia sampaikan. Jika dia cenderung lebih banyak membuka kejelekan dari tempat lama dia bekerja, maka berfikirlah berkali – kali untuk menerima orang tersebut sebagai karyawan anda. Mengapa demikian? Karena jika orang tersebut berani membuka kejelekan tempat lama dia bekerja nantinya bukan tidak mungkin dia juga akan lebih mudah membuka kejelekan perusahaan anda jika suatu saat dia merasa apa yang dia dapatkan tidak sesuai yng dia inginkan.

 

Cara lain untuk melakukan pendeteksian karakter karyawan adalah dengan melihat orang – orang disekitarnya. Bagaimana dia bergaul. Juga bisa melalui sosial networking seperti facebook. Lihatlah bagaimana orang tersebut melakukan pengaturan privasi dan seperti apa kebiasan orang tersebut memberikan komentar dan menulis status.

 

Jika dalam facebook dia cenderung berani menggunakan kata – kta kotor, maka dalam realitanya nanti diapun juga bisa berbuat seperti itu.

 

Demikian. Semoga Bermanfaat.

Konsultasi dan pertanyaan bisa ke kazzu@triviji.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*