Kata susah dengan sulit itu merupakan bentuk sinonim. Sekilas tampak sama artinya. Tetapi dalam kenyataanya jika kita cermati secara mendalam, baik penggunaan dan dampak dari penggunaan kedua kata tersebut relative jauh berbeda.
Kata “SUSAH” biasa digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan dalam jangka yang relative berkepanjangan. Misalnya saja “Si Fulan hidupnya susah”. Susah disini menunjukkan suatu keadaan yang dialami si Fulan dalam jangka yang panjang.
Kata “SULIT” biasa digunakan untuk menggambarkan suatu tingkat proses pengerjaan sesuatu. Misalkan saja, “Masalah itu sulit diselesaikan”. Sulit disini menggambarkan suatu keadaan, tetapi sulit bukan berarti tidak bisa diselesaikan. Sulit merupakan penggambaran ketidaknyamanan yang waktunya relative lebih pendek dibandingkan dengan susah.
Mungkin diantara pembaca sekalian ada yang bertanya – tanya untuk apa saya menuliskan ini. Bahkan mungkin saja ada yang merasa ini suatu bentuk kajian yang tidak ada gunanya. Hal itu dapat saya pahami mengingat pemahaman masing – masing orang dalam berbahasa sangat bervariasi. Bagi saya bahasa merupakan alat yang paling penting dalam segala proses. Untuk itulah kita harus cermat dalam menggunakan bahasa. Terlebih setiap kata adalah do’a.
Bahasa itu kelihatanya sepele, namun dalam kenyataanya hanya 1 kata saja dampaknya sangat luar biasa.
Demikian Kajian Bahasa Kali Ini. Semoga Bermanfaat.
Kazzu Triviji
