Saya rasa kita semua sudah pernah mendengar tentang program pemerintah dalam membina rumah tangga warganya yaitu melalui program Keluarga Berencana ( KB ). KB itu sendiri bagaimana sih? Orang awam menilai KB itu hanya sebatas pembatasan jumlah anak 2 saja. Itu pengertian yang tidak terlalu salah sih kalau yang dimaksud KB pemerintah.

Disini sekarang akan kita bahas pengertian KB dalam konteks lebih Islami. KB singkatan dari keluarga berencana. Ini memiliki arti yang cukup luas. Yang direncanakan itu bukan hanya jumlah anak yang akan dimiliki saja, namun bentuk atau pola rumah tangga juga direncanakan dengan matang. Mulai dari anggaran pemenuhan kebutuhan sehari – hari, target apa – apa yang ingin dimiliki, pendidikan dan sebagainya.

Dalam Islam sendiri tidak ada istilah pembatasan jumlah anak. Karena setiap anak membawa rizki masing – masing. Ini bukan berarti memiliki hanya 2 orang anak saja salah loh. Orang tua akan dimintai tanggungjawab terhadap pendidikan anak – anaknya. Jadi orang tua tidak bisa lepas tanggungjawab. Oleh sebab itulah alangkah baiknya jika sejak awal dikonsep bentuk rumah tangga yang akan diinginkan agar dalam melangkah menjadi lebih jelas.

Jumlah anak lebih dari 2 pun juga bisa dikatakan KB. Selama itu sudah direncanakan. Jumlah anak mau berapa itu diusahakan disesuaikan dengan kemampuan kita dalam mendidik dan mencarikan nafkah. Hal ini untuk menjamin mereka hidup lebih teratur. Prinsipnya anak mau berapapun tidak masalah, yang penting disesuaikan dengan kemampuan. Jangan sampai karena tidak disesuaikan lantas anak – anaknya pada terlantar. Terlantar makan mungkin masih ada orang yang memberi makan sekali 2 kali, tapi kalau telantar pendidikan dan kasih sayang itu yang bisa berakibat lebih fatal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*