Rekan Pembaca yang berbahagia,

Sebagai orang Islam, belajar itu merupakan kewajiban. Ingat bahwa ayat Alqur’an yang pertama kali turun berbunyi “Iqra” yang artinya bacalah. Jadi kalau kita mengaku Islam ya sudah selayaknya rajin membaca. Belajar disini sangat luas, termasuk belajar masalah kehidupan berumah tangga saat kita belum berumah tangga. Saya sendiri memiliki prinsip sebisa mungkin kita jalani hidup ini seperti berjalan disiang hari terus. Artinya kita bisa melihat jalan yang akan kita lalui dengan jelas. Dimana ada lubang, dimana jalanya berbelok kalau siang hari kan cenderung lebih jelas dibandingkan jika kita berjalan pada malam hari.

Nah untuk itulah sejak sekitar 3 tahun lalu saya mulai banyak mempelajari tentang kehidupan berumah tangga. Belajar dengan cara membaca – baca buku, artikel diinternet dan yang tidak kalah pentingnya adalah melakukan pengamatan dan diskusi langsung dengan mereka yang sudah berkeluarga.

Saya ada sedikit pengalaman unik nih prends. Pernah pagi – pagi sekitar jam 06.00 wib saya buka konter trus melakukan bersih – bersih. Kemudian ada seorang ibu muda ( usianya sekitar 35 tahunan ) beli pulsa. Mukanya tampak lelah dan pucat. Sambil layani isi ulang pulsanya sedikit saya tanya – tanya. Kemudian tidak anggung dia cerita ( curhat ) masalah rumah tangganya. Dia bilang lagi kacau gara – gara adanya wanita lain yang selalu mengganggu suaminya.

Ibu muda tersebut curhat sekitar 30 menit. Kemudian dia minta saya memberikan saran untuk menemukan jalan terbaiknya. Dalam hati saya saat itu berkata, wah saya saja belum berumah tangga kok dimintai masukan untuk menyelesaikan masalah rumah tangga. Kayaknya lucuh dech ini… Hehehe… Tapi ya karena dimintai tolong sebisa mungkin kita harus menolongnya selama itu dalam hal kebaikan. Akhirnya saya hanya memberinya masukan untuk selalu menjaga ketenangan dan berprasangka baik. Sebab ada kalanya seseorang sengaja mengacaukan pikiran kita dengan memancing amarah kita. Fakta membuktikan kalau suatu permasalahan dihadapi dengan penuh emosi yang akan terjadi bukanya masalah selesai, namun akan semakin membesar.

Dari masukan saya tadi sepertinya Ibu muda tersebut merasa ada optimisme. Kemudia dia pulang dengan lebih bersemangat. Alkhamdulillah hari – hari berikutnya saya lihat dia sudah tidak sepusing kemarinya. Kita do’akan semoga masalah yang dihadapi ibu tadi benar – benar sudah beres dengan damai. Amiin

Masalah yang dihadapi oleh ibu muda tadi adalah salah satu permasalahan yang muncul dalam kehidupan berumah tangga. Masih banyak lagi permasalahan yang kadang muncul. Namun kebanyakan permasalahan itu bermula dari masalah ekonomi dan kebiasaan.

Sudah menjadi suatu kodrat seorang wanita itu cenderung lebih materialistis dibandingkan seorang pria. Oleh sebab itulah masalah ekonomi kadang bisa berbuntut panjang jika sebelumnya tidak adanya keterbukaan diantara suami dengan istri. Ketidakterbukaan ini diantaranya adalah masalah penghasilan dan pengeluaran lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*