Terus terang saya sendiri belum banyak tahu tantang problematika kehidupan berumah tangga karena sampai tulisan ini dibuat kami belum menikah. Namun saya terus banyak melakukan pengamatan terhadap kehidupan rumah tangga dari saudara, tetangga dan teman.

Saya sendiri sering melakukan diskusi kepada orang yang sudah berkeluarga. Dari mereka yang sukses membina rumah tangga kita bisa memetik pelajaran berupa tips – tips menjaga hubungan suami – istri yang baik. Sedangkan dari mereka yang broken home kita bisa mengambil sisi pelajaran apa – apa yang tidak sepatutnya dilakukan.

Dari pengamatan dan diskusi itu akhirnya saya simpulkan bahwa hubungan antara suami dengan istri yang ideal adalah seperti hubungan partner kerja. Dimana tidak ada yang dominan. Saling menghargai pendapat, kekurangan dan kelebihan masing – masing. Namun tetap berada pada fungsi utama secara kodrat sebagai manusia.

Bagaimanapun juga seorang istri tidak boleh terlihat terlalu keras pada suaminya sehingga suami kesanya kalah. Karena jika suami terkesan kalah dengan istrinya, maka martabat atau harga diri keluarga akan terasa hancur. Tidak akan dihargai orang lain karena secara kodrat dalam rumah tangga suami adalah kepala keluarga.

Jadi jika sesekali ada yang tidak cocok dengan suaminya, maka harus dibicarakan baik – baik.

Dalam hubungan keluarga yang harmonis pekerjaan dalam rumah tangga selalu dikerjakan bersama – sama dengan melihat waktu dan kesempatan. Jadi jadi tidak boleh ada kesan menonjol bahwa istri harus selalu melayani suami sedangkan suami hanya leha – leha saat dirumah.

Seperti menyapu, mencuci dan pekerjaan lain jika memang mungkin dikerjakan bersama kenapa tidak? Itulah prinsip hubungan suami – istri yang saling pengertian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*